PURWOREJO – Keteguhan hati mampu melampaui batas fisik apa pun. Itulah yang tergambar dari sosok Ahmad Luthfi Khakim (30), pemuda asal Dukuh Wetan, Desa Megulung Lor, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo.
Dengan kondisi tulang rapuh bawaan, Luthfi membuktikan bahwa semangat dan kerja keras bisa menjadikan keterbatasan sebagai kekuatan.
Sejak kecil, Luthfi hidup dengan osteogenesis imperfecta, penyakit langka yang membuat struktur tulang mudah patah. Lebih dari 20 kali ia mengalami patah tulang. Bahkan, untuk berjalan saja Luthfi mengandalkan kruk dan kesabaran panjang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah dari kecil keluar masuk rumah sakit karena penyakit ini,” ujarnya saat ditemui belum lama ini.
Meski kerap berjuang melawan rasa sakit, semangatnya tak pernah padam. Berkat dukungan besar dari orang tuanya, Luthfi menempuh pendidikan di sekolah umum. Ibunya setia menggendongnya ke sekolah dasar, sementara sang ayah menjemput setiap kali pulang sekolah di jenjang MTs dan SMK.
“Dulu tiap hari diantar jemput sama orang tua,” kenangnya dengan senyum.
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















