PURWOREJO, DiengPost.com — Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Alumni dan Wali Santri (Himawan) Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo pada Rabu (7/1/2026) menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial.
Momen ini menandai babak baru khidmah kolektif alumni dan wali santri dalam menjaga nilai-nilai pesantren sebagai pilar bangsa di tengah era disrupsi.
Ketua Umum Himawan yang baru dilantik, Anwar Ma’rufi, S.H.I., M.Ud., menegaskan bahwa amanah kepengurusan adalah tanggung jawab besar yang lahir dari rahim pesantren dan dirawat oleh doa para kiai, masyayikh, alumni, serta wali santri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini hari perjumpaan antara amanah dan harapan. Sejarah kecil Himawan ditulis kembali, bukan dengan tinta emas, tetapi dengan tinta khidmah, tekad, dan kesediaan untuk bertanggung jawab,” ujarnya.
Anwar menekankan bahwa pesantren tidak hanya mencetak insan berilmu, tetapi juga pribadi yang saleh secara individu dan sosial. Di tengah krisis keteladanan dan tantangan persatuan, pesantren harus tetap hadir dan bersuara.
“Himawan sebagai duta pesantren tidak boleh berjalan di tempat. Nilai pesantren terlalu mulia jika hanya dinikmati oleh kalangan pesantren sendiri,” tegasnya.
Ia juga menyoroti potensi besar alumni yang tersebar di berbagai bidang—dari hukum, TNI-Polri, pemerintahan, hingga dunia usaha dan akademik. Jika disatukan dalam satu visi besar, menurutnya, Himawan bisa menjadi kekuatan strategis bagi umat dan bangsa.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















