PURWOREJO, DiengPost.com — Menyambut Abad Kedua Nahdlatul Ulama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo menggelar Gerakan Nahdliyin Tanam Pohon sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan berlangsung Jumat (9/1/2026) di kawasan Taman Sidandang, Kaligesing, dan melibatkan berbagai elemen NU serta warga Menoreh.
Sejak pagi, ratusan peserta menanam pohon-pohon bernilai ekologis dan historis seperti ficus, beringin kuzi, beringin benyamin, iprik, liar wilodo, loa, gayam (gatep), awar-awar, hingga kepuh. Gerakan ini menjadi bagian dari program Asuh Bumi, yang menekankan konservasi lingkungan berbasis spiritualitas dan kearifan lokal.
Ketua PC GP Ansor Purworejo, H. M. Tashilul Manasik (Gus Ahil), menyebut kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab kolektif Nahdliyin dalam merawat bumi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita menanam pohon untuk Abad Kedua NU, untuk merawat jagat menuju kebaikan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Ketua Lesbumi PWNU Jateng, Abdul Gani, menegaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Ia juga menyinggung tradisi para wali yang menanam pohon di kawasan petilasan sebagai simbol spiritualitas dan perawatan alam.
Lurah Kaligono, Suroto, mengapresiasi kegiatan ini karena menyentuh langsung masyarakat desa.
“Mudah-mudahan kelestarian lingkungan, khususnya di sekitar makam, tetap terjaga,” katanya.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















