12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Dukung Konsep Jasela, Kiai Chalwani: Wilayah Selatan Terlalu Lama Tertinggal

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Chalwani msndukung konsep Provinsi Jawa Selatan (Jasela) saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Himawan, Rabu (7/1/2025),

i

KH Chalwani msndukung konsep Provinsi Jawa Selatan (Jasela) saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Himawan, Rabu (7/1/2025),

PURWOREJO, DiengPost.com — Gagasan pengembangan kawasan Jawa Tengah Selatan (Jasela) mendapat dukungan penuh dari Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, KH Achmad Chalwani Nawawi.

Menurutnya, Jasela bukan sekadar wacana pembangunan, melainkan bentuk ikhtiar kolektif untuk mengangkat wilayah selatan yang selama ini tertinggal dibanding kawasan utara.

Dukungan tersebut disampaikan KH Chalwani saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Himawan, Rabu (7/1/2025), menanggapi pemaparan konsep Jasela oleh Abdul Kholik, S.H., M.Si., yang menyoroti ketimpangan pembangunan antara utara dan selatan Jawa Tengah.

Baca Juga:  Purworejo Luncurkan Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia, Dorong Literasi Digital di Dunia Pendidikan

“Konsep Jawa Tengah Selatan ini sangat cocok dan relevan. Wilayah selatan memang sudah terlalu lama tertinggal. Maka ikhtiar seperti ini harus kita dukung bersama dan kita doakan,” ujar KH Chalwani.

Data menunjukkan ketimpangan yang mencolok: jika Kota Semarang mencatat angka kemiskinan sekitar 4 persen, Kabupaten Kebumen masih berada di kisaran 16,76 persen. Ini mencerminkan jurang pembangunan yang nyata antarwilayah.

Baca Juga:  FKMP dan Warga Tebar 2.000 Benih Ikan di Irigasi Sambeng

Abdul Kholik menjelaskan bahwa struktur pembangunan selama ini terlalu berorientasi ke Semarang. Infrastruktur jalan tol, jalur ekonomi, dan pusat layanan pemerintahan terkonsentrasi di utara, sementara kawasan selatan seperti Banyumas Raya, Kedu, hingga pesisir selatan nyaris tak tersentuh.

“Jalan tol dari Jakarta ke Brebes ditarik ke Semarang, lalu ke Solo, Jogja, dan kembali ke Semarang. Kawasan selatan tidak tersentuh. Dampak ekonominya tidak pernah sampai,” jelasnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru