Dukung Konsep Jasela, Kiai Chalwani: Wilayah Selatan Terlalu Lama Tertinggal

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Chalwani msndukung konsep Provinsi Jawa Selatan (Jasela) saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Himawan, Rabu (7/1/2025),

i

KH Chalwani msndukung konsep Provinsi Jawa Selatan (Jasela) saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Himawan, Rabu (7/1/2025),

Ia menekankan pentingnya membangun poros ekonomi selatan yang realistis, terhubung ke timur melalui Yogyakarta dan ke barat melalui Purworejo, Kebumen, dan Cilacap. Tiga sektor utama yang diusung Jasela adalah pertanian, kelautan-maritim, dan pariwisata.

Namun, realitas di lapangan masih jauh dari harapan. Nelayan kecil di pesisir selatan sering kali merugi karena hasil tangkapan tak sebanding dengan biaya operasional. Infrastruktur rusak, dukungan teknis minim, dan pengelolaan maritim masih terpusat di luar wilayah.

Baca Juga:  Purworejo Luncurkan Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia, Dorong Literasi Digital di Dunia Pendidikan

“Laut selatan sangat luas, ikannya kualitas ekspor. Tapi nelayan kita masih rugi. Pemerintah belum benar-benar hadir,” tegas Abdul Kholik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KH Chalwani menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya soal anggaran dan infrastruktur, tetapi juga soal niat, ikhtiar, dan doa.

“Usaha itu wajib. Allah memerintahkan kita untuk bergerak, bekerja, dan berikhtiar. Tapi jangan berhenti berdoa,” tuturnya.

Ia berharap konsep Jasela terus diperjuangkan hingga benar-benar membawa perubahan nyata bagi masyarakat selatan Jawa Tengah. “Mari kita doakan bersama-sama, semoga konsep Jawa Tengah Selatan ini bisa berhasil dan membawa kemaslahatan bagi umat,” pungkasnya.

Baca Juga:  FKMP dan Warga Tebar 2.000 Benih Ikan di Irigasi Sambeng

Wilayah Jasela meliputi Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Magelang. Dengan percepatan infrastruktur, konektivitas transportasi, serta penguatan sektor unggulan, kawasan ini diyakini mampu menjadi pusat pertumbuhan baru yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Program Kerja, PAC Ansor Gebang Purworejo Gelar Muskerancab
Menko Pangan Kunjungi SMP Nurul Muttaqin Kemiri Purworejo untuk Motivasi Para Santri
Pewarta Purworejo Jalin Kerja Sama Guna Memperkuat Promosi Borobudur Highland
Berantas Peredaran Miras Ilegal, Polres Purworejo Amankan Enam Tersangka
Asah Budaya Literasi Siswa Purworejo, Dinpusip Seleksi Lomba Resensi
Cetak Generasi Inovatif di Purworejo, Dinporapar Seleksi Pemuda Pelopor
Ning Imas Kupas Fiqih Wanita Karier dalam Kajian Perempuan di Purworejo
HUT Ke-9 Momentum BPOB Perkuat Pariwisata Berkelanjutan dan Inklusif

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:58 WIB

Perkuat Program Kerja, PAC Ansor Gebang Purworejo Gelar Muskerancab

Minggu, 19 April 2026 - 15:17 WIB

Menko Pangan Kunjungi SMP Nurul Muttaqin Kemiri Purworejo untuk Motivasi Para Santri

Minggu, 19 April 2026 - 14:27 WIB

Pewarta Purworejo Jalin Kerja Sama Guna Memperkuat Promosi Borobudur Highland

Minggu, 19 April 2026 - 14:22 WIB

Berantas Peredaran Miras Ilegal, Polres Purworejo Amankan Enam Tersangka

Minggu, 19 April 2026 - 13:38 WIB

Asah Budaya Literasi Siswa Purworejo, Dinpusip Seleksi Lomba Resensi

Berita Terbaru