PURWOREJO, DiengPost.com – Ratusan warga tumpah ruah memadati Alun-alun Desa Pituruh untuk merayakan malam kemenangan dalam acara Pawai Obor Desa Pituruh pada Jumat (18/3/2026) malam. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 19.30 WIB ini berlangsung sangat meriah dengan perpaduan nilai religius dan atraksi budaya lokal.
Lantunan takbir menggema di sepanjang rute perjalanan saat barisan warga membawa obor bambu berkeliling desa. Selain itu, cahaya api yang berpijar menciptakan pemandangan dramatis di tengah kegelapan malam serta menumbuhkan semangat kebersamaan antarwarga.
Oleh karena itu, Pawai Obor Desa Pituruh menjadi magnet utama bagi masyarakat Kecamatan Pituruh dalam menyambut datangnya 1 Syawal 1447 H. Maka dari itu, pihak panitia melakukan koordinasi ketat guna memastikan rute yang dilalui tetap aman dan juga tertib bagi para pengguna jalan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab, tradisi ini merupakan simbol kegembiraan umat muslim setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh. Namun, perhatian penonton paling banyak tersedot saat penampilan fire dance atau atraksi abit yang menunjukkan kemahiran pemuda setempat dalam memainkan api.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa dalam menyambut kegiatan ini,” ungkap pelopor pemuda Desa Pituruh, Novi Madhasurya. Beliau menjelaskan bahwa Pawai Obor Desa Pituruh adalah hasil kolaborasi apik antara generasi muda dan pemerintah desa.
Atraksi Fire Dance dan Pelestarian Tradisi Lokal
Penampilan fire dance (abit) menjadi daya tarik unik yang membedakan perayaan di wilayah ini dengan daerah lainnya di Purworejo. Selanjutnya, Pawai Obor Desa Pituruh juga memicu kreativitas pemuda desa tetangga untuk menggelar acara serupa dengan ciri khas masing-masing.
Maka, kegiatan ini berhasil menghadirkan hiburan gratis yang berkualitas sekaligus mengedukasi generasi milenial tentang pentingnya menjaga tradisi. Oleh sebab itu, Karang Taruna Desa Pituruh berkomitmen untuk terus melestarikan agenda ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















