PURWOREJO – Rais ‘Ali Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), KH Achmad Chalwani Nawawi, memberikan pesan mendalam dalam acara pelantikan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Purworejo masa khidmat 2025–2029 yang digelar di Ganeca Convention Hall, Minggu (21/12/2025).
Dalam tausiahnya, KH Chalwani menekankan pentingnya menempatkan khidmah di atas jabatan. Menurutnya, jabatan hanyalah mandat, sedangkan pengabdian adalah tujuan sejati perjuangan di NU. Pesan ini disampaikan dengan meneladani sosok ulama kharismatik KH Yasin Yusuf Blitar, yang sepanjang hidupnya istiqamah mengabdi di tingkat MWC NU Kademangan tanpa ambisi naik ke jabatan struktural lebih tinggi.
“Dulu itu KH Yasin Yusuf Blitar selama hidupnya mengabdi di MWC NU Kademangan. Beliau tidak berkenan naik level di atasnya, bahkan ketika disowani untuk menjabat di PBNU, Pak Yasin tidak mau. Kula MWC mawon,” tutur KH Chalwani menirukan jawaban KH Yasin Yusuf.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
KH Chalwani menegaskan, sikap tersebut bukan karena ketidakmampuan, melainkan prinsip hidup yang kuat, yaitu mengabdi tanpa harus memegang jabatan tinggi.
“Di NU itu khidmah di atas jabatan. Tidak usah khawatir tidak menjadi pengurus, yang penting terus mengurusi umat,” tegasnya.
Beliau juga mengutip pesan KH Yasin tentang makna Ansor.
“Ansor itu singkatan dari Anti Neokolim, Subversif, Oldefos Reaksioner,” ucapnya disambut tepuk tangan kader.
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















