Lebih jauh, beliau menilai meningkatnya minat generasi muda terhadap pembinaan thariqah di berbagai daera, seperti Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Jabodetabek, sebagai tanda kebangkitan kesadaran ruhani.
“Ansor harus tetap menjadi penjaga NKRI, NU, dan umat. Banom-banom NU yang belum bergerak ayo digerakkan,” pungkasnya.
Pelantikan GP Ansor Purworejo kali ini mengusung tema ‘Progresif, Produktif, dan Kolaboratif’. Ketua PC GP Ansor Purworejo, M. Tashilul Manasik, menegaskan komitmen Ansor hadir lintas sektor, mulai olahraga, budaya, hingga digital agar relevan dengan tantangan zaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ansor harus hadir di banyak sektor. Ini bagian dari ikhtiar kami untuk mewujudkan Ansor yang lebih baik,” ujarnya.
Acara dihadiri jajaran pimpinan NU dan Ansor, di antaranya Ketua PP GP Ansor Korwil Jateng–DIY Mochamad Hanies Cholil Barro, Ketua PW GP Ansor Jateng dr. H. Shidqon Prabowo, pimpinan PCNU Purworejo, anggota DPRD Jateng dan DPRD Purworejo, para alim ulama, serta tamu undangan lainnya.
Penulis : Adi
Editor : A. Nandar

















