12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Lima Agama di Kemanukan Kompak Gelar Kerja Bakti Sambut Natal 2025, Cermin Toleransi Warga Purworejo

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kebersamaan tampak hangat di RT 2 RW 1 Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, pada Minggu (21/12/2025) pagi.

i

Suasana kebersamaan tampak hangat di RT 2 RW 1 Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, pada Minggu (21/12/2025) pagi.

PURWOREJO – Suasana kebersamaan tampak hangat di RT 2 RW 1 Desa Kemanukan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, pada Minggu (21/12/2025) pagi. Warga dari berbagai latar belakang agama bahu-membahu melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.

Kegiatan gotong royong itu difokuskan pada pembersihan jalan, saluran air, dan area sekitar Gereja Santa Fransiskus Xaverius, yang menjadi tempat ibadah umat Katolik saat perayaan Natal.

Sekretaris RT 2 RW 1, Agung Budi, mengatakan bahwa kerja bakti rutin menjelang hari besar keagamaan menjadi tradisi warga Kemanukan. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta toleransi antarumat beragama.

Baca Juga:  Tradisi Berburu Jungkang, Warisan Warga Desa Pamriyan yang Bertahan di Tengah Zaman

“Kami ingin mendukung agar umat Katolik bisa beribadah dengan nyaman saat Natal nanti. Ini juga bagian dari upaya menjaga kekompakan dan kebersamaan warga,” ujar Agung.

RT 2 RW 1 yang akrab disebut Kompleks Gardu 21 Kemanukan dikenal sebagai wilayah dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Di kawasan ini, lima agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Hindu hidup berdampingan dengan damai.

Baca Juga:  Akses Jalan Purworejo–DIY Putus Diterjang Longsor, Empat Warga Luka Ringan

Warga berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan memperkuat rasa saling menghormati di tengah perbedaan keyakinan.

“Toleransi sudah jadi bagian dari kehidupan kami sehari-hari. Dengan gotong royong seperti ini, kami belajar menjaga harmoni tanpa melihat latar belakang,” imbuh Agung.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru