13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Menjelang Nataru, Satpol PP Purworejo Amankan 14 Anak Punk di Kawasan Kota

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purworejo melakukan operasi penertiban terhadap sekelompok anak punk yang kerap berkumpul di kawasan Monumen Jenderal A. Yani, Selasa (30/12/2024).

i

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purworejo melakukan operasi penertiban terhadap sekelompok anak punk yang kerap berkumpul di kawasan Monumen Jenderal A. Yani, Selasa (30/12/2024).

PURWOREJO – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purworejo melakukan operasi penertiban terhadap sekelompok anak punk yang kerap berkumpul di kawasan Monumen Jenderal A. Yani, Selasa (30/12/2024).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 14 anak punk, termasuk 5 perempuan. Sebagian besar dari mereka diketahui berasal dari luar daerah, seperti Purwokerto dan Cilacap.

“Sebagian besar bukan warga Purworejo. Bahkan ada yang sudah pernah kami tertibkan sebelumnya dan kembali lagi,” ujar Kepala Satpol PP dan Damkar Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, didampingi Sekretaris Dinas Fatqur Rochman dan Kabid Trantibumlinmas Teguh Wibowo.

Baca Juga:  Ratusan Siswa Ramaikan 'Semarak Kompetisi Anak Prestasi 2025', Rebutkan Piala Ketua DPRD Purworejo

Lebih memprihatinkan, petugas menemukan anggota kelompok berusia sangat muda. Ada yang masih 13 tahun, dengan rata-rata usia seluruhnya di bawah 20 tahun.

Siswantoro menilai fenomena anak punk bukan sekadar persoalan ketertiban umum, tetapi juga masalah sosial yang membutuhkan penanganan lintas sektor. Berdasarkan hasil asesmen awal, sebagian besar dari mereka datang dari keluarga tidak utuh atau mengalami kurangnya perhatian di rumah.

Baca Juga:  Peringati Hari Disabilitas Internasional, Purworejo Soroti Pentingnya Kesehatan Jiwa Bagi Penyandang Disabilitas

“Mereka merasa tidak diperhatikan sehingga mencari lingkungan sosial baru yang sayangnya justru tidak kondusif,” jelasnya.

Ia mengimbau para orang tua untuk lebih aktif memberi pendampingan dan pengawasan agar anak-anak tidak mudah terjerumus ke pergaulan bebas di jalanan.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru