14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

DLHP Purworejo Paparkan Rencana Pengembangan Kebun Raya Heroes Park di Tasyakuran HPN 2026

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, HUT ke-80 PWI, dan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo, Senin (9/2/2026).

i

Acara Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, HUT ke-80 PWI, dan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo, Senin (9/2/2026).

PURWOREJO, DiengPost.com — Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo memaparkan rencana pengembangan Kebun Raya Heroes Park dalam acara Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, HUT ke-80 PWI, dan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo, Senin (9/2/2026). Acara digelar di kawasan Heroes Park, Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Purworejo.

Kepala DLHP Purworejo, Wiyoto Harjono, menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas peran strategisnya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Selamat Hari Pers Nasional ke-80. Semoga kolaborasi antara pers dan pemerintah terus terjalin dengan baik,” ujar Wiyoto.

Baca Juga:  Empat Warga Luka Saat Jembatan Gantung di Butuh Purworejo Putus

Ia menjelaskan, Heroes Park merupakan aset milik Pemkab Purworejo seluas 10,46 hektare yang dikelola DLHP. Pada 2024, pihaknya telah menyusun masterplan pengembangan kawasan ini menjadi kebun raya dengan pendampingan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Visi kami adalah menjadikan Heroes Park sebagai kebun raya berkelas dunia dengan tema hipno botani, berbasis keunikan etnis dan kekayaan hayati Purworejo, khususnya dari Perbukitan Menoreh dan Bumi Bagelen,” jelasnya.

Baca Juga:  Anggota Dewan Amir Masduki Kawal Hibah Kebudayaan, Wayang Kulit 'Sesaji Rojo Suyo' Guncang Purworejo

Tanaman nyamplung dipilih sebagai ikon kebun raya karena nilai historis dan konservatifnya. Nyamplung pernah diinisiasi sebagai tanaman konservasi oleh Bupati Kutoarjo, Den Mas Turkiyo Purbo Atmojo, dan hingga kini masih tumbuh di sepanjang pesisir selatan Purworejo.

Pengembangan kawasan akan dibagi dalam beberapa zona tematik, seperti zona tanaman obat, tanaman pangan, toponim, anggrek, pisang-pisangan, bambu-bambuan, hingga zona hutan. Zona taman dan camping ground yang sudah ada akan terus dikembangkan.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru