DLHP Purworejo Paparkan Rencana Pengembangan Kebun Raya Heroes Park di Tasyakuran HPN 2026

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, HUT ke-80 PWI, dan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo, Senin (9/2/2026).

i

Acara Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, HUT ke-80 PWI, dan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo, Senin (9/2/2026).

PURWOREJO, DiengPost.com — Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo memaparkan rencana pengembangan Kebun Raya Heroes Park dalam acara Tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) ke-80, HUT ke-80 PWI, dan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo, Senin (9/2/2026). Acara digelar di kawasan Heroes Park, Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Purworejo.

Kepala DLHP Purworejo, Wiyoto Harjono, menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas peran strategisnya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Selamat Hari Pers Nasional ke-80. Semoga kolaborasi antara pers dan pemerintah terus terjalin dengan baik,” ujar Wiyoto.

Ia menjelaskan, Heroes Park merupakan aset milik Pemkab Purworejo seluas 10,46 hektare yang dikelola DLHP. Pada 2024, pihaknya telah menyusun masterplan pengembangan kawasan ini menjadi kebun raya dengan pendampingan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Visi kami adalah menjadikan Heroes Park sebagai kebun raya berkelas dunia dengan tema hipno botani, berbasis keunikan etnis dan kekayaan hayati Purworejo, khususnya dari Perbukitan Menoreh dan Bumi Bagelen,” jelasnya.

Baca Juga:  Dinpusip Purworejo Gelar Lomba Resensi Buku, Total Hadiah Rp21 Juta

Tanaman nyamplung dipilih sebagai ikon kebun raya karena nilai historis dan konservatifnya. Nyamplung pernah diinisiasi sebagai tanaman konservasi oleh Bupati Kutoarjo, Den Mas Turkiyo Purbo Atmojo, dan hingga kini masih tumbuh di sepanjang pesisir selatan Purworejo.

Pengembangan kawasan akan dibagi dalam beberapa zona tematik, seperti zona tanaman obat, tanaman pangan, toponim, anggrek, pisang-pisangan, bambu-bambuan, hingga zona hutan. Zona taman dan camping ground yang sudah ada akan terus dikembangkan.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengusaha Purworejo Lilik Budi Supriyanto Terseret Kasus OTT KPK, FKPPI Hormati Proses Hukum
Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026
Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran
Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas
Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC
Pemkab Purworejo dan Kemenpora Meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar
Kebakaran Bengkel Kayu Purworejo Hanguskan Alat Praktik dan Rugikan Puluhan Juta
Pengurus DPD Golkar Purworejo Dikukuhkan, Targetkan 11 Kursi pada Pemilu 2029

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:25 WIB

Pengusaha Purworejo Lilik Budi Supriyanto Terseret Kasus OTT KPK, FKPPI Hormati Proses Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:44 WIB

Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:40 WIB

Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:35 WIB

Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:31 WIB

Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC

Berita Terbaru