12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Bedah RTLH Jadi Strategi Cegah Stunting, Menteri Wihaji Dorong Pendampingan Keluarga Berisiko di Purworejo

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO, DiengPost.com – Penanganan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi anak, tetapi juga harus dimulai dari lingkungan tempat tinggal yang sehat. Hal itu ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo, Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Wihaji meninjau langsung kondisi rumah keluarga Ponikem di Kelurahan Lugosobo, Kecamatan Gebang, yang menjadi sasaran Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Rumah tersebut akan mendapatkan bantuan rehabilitasi senilai Rp50 juta sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko stunting yang dipengaruhi kondisi lingkungan hunian.

Menurut Wihaji, persoalan stunting tidak dapat dipisahkan dari kondisi sanitasi, kepadatan hunian, hingga kelayakan ruang tidur dan dapur. Karena itu, intervensi fisik melalui perbaikan rumah menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Dari hasil peninjauan tadi, masih ditemukan kondisi MCK, ruang tidur, dan dapur yang belum memenuhi standar kesehatan. Faktor-faktor tersebut memiliki potensi memengaruhi terjadinya stunting, sehingga perlu segera ditangani melalui Program Genting,” ujarnya.

Baca Juga:  Purworejo Kembali Raih Predikat Kabupaten Sangat Inovatif di IGA 2025

Ia menjelaskan, bantuan rehabilitasi rumah tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Setelah rumah diperbaiki, keluarga penerima manfaat akan terus didampingi oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar perubahan lingkungan diikuti dengan peningkatan pola hidup sehat, pola asuh, dan pemenuhan gizi keluarga.

Dalam dialog bersama Penyuluh KB, TPK, dan kader KB di Ganeca Convention Hall Purworejo, Menteri Wihaji juga mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Purworejo yang berhasil menekan angka prevalensi stunting hingga 14 persen. Capaian tersebut dinilai sudah berada di bawah target nasional, namun ia mengingatkan agar seluruh pihak tidak cepat berpuas diri.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh Keluarga Risiko Stunting (KRS) mendapatkan pendampingan secara menyeluruh sehingga tidak muncul kasus-kasus baru.

“Pekerjaan kita sekarang adalah menjaga agar angka ini tetap rendah. Caranya dengan memastikan keluarga yang berisiko mendapat perhatian, mulai dari kondisi rumah, sanitasi, hingga pola pengasuhan anak,” tegasnya.

Baca Juga:  Dongkrak Produktivitas, Irigasi Tenaga Surya Krandegan Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun

Menteri juga menekankan pentingnya pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi kelompok sasaran prioritas 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita.

Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen mendukung seluruh program prioritas pemerintah pusat, termasuk Program Bangga Kencana, percepatan penurunan stunting, dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Bupati, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, serta masyarakat menjadi kunci agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan yang menggabungkan perbaikan kualitas hunian, pendampingan keluarga, serta pemenuhan gizi bagi kelompok rentan, Pemerintah berharap penanganan stunting tidak hanya mampu menurunkan angka prevalensi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup keluarga secara menyeluruh.

Penulis : A.L Khakim

Editor : Luthfi

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru