PURWOREJO, DiengPost.com – Seorang anak bernama Diya Syakira Putri membutuhkan bantuan medis berupa alat bantu gerak. Putri dari pasangan Dwi Rokhayatu Kusuma dan Ardiantori ini merupakan warga Desa Kaliwatukranggan, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.
Kondisi kesehatan Diya mengalami hambatan perkembangan sejak bayi. Ia terdiagnosis mengalami lumpuh otak dan epilepsi yang memengaruhi kemampuan motoriknya.
Ibunda Diya, Dwi Rokhayatu Kusuma, menjelaskan awal mula kondisi sang buah hati. Gejala awal muncul saat Diya menginjak usia 7 hingga 8 bulan.
“Awalnya Diya mengalami kejang saat usia sekitar 7-8 bulan. Setelah itu perkembangannya mengalami penurunan,” kata Dwi.
Guna menjaga kondisi kesehatannya, Diya harus menjalani pengobatan berkala. Hingga saat ini, pasien anak lumpuh otak Purworejo ini masih rutin berobat ke RSA UGM Yogyakarta setiap bulan.
Bantuan Alat Gerak Sangat Dibutuhkan
Selain kontrol medis bulanan, Diya diwajibkan mengikuti terapi tiga kali dalam seminggu. Jadwal tersebut mencakup dua kali fisioterapi dan satu kali terapi urut saraf secara berkala.
Proses pengobatan yang intensif membuat pihak keluarga memerlukan sarana pendukung. Keluarga berharap ada bantuan kursi roda khusus agar bisa menopang tubuh Diya dengan benar.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya







