“Harapannya tahun depan bisa digelar bergantian di panti asuhan lain di bawah koordinasi LSBO. Tahun lalu kami juga menggelar lomba olahraga dan seni se-Kabupaten Purworejo,” imbuhnya.
Ketua PDM Purworejo, Pujiono, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Muhammadiyah adalah gerakan dakwah yang juga menempatkan seni dan budaya sebagai medium penting dalam membentuk karakter umat.
“Pentas seni adalah kegiatan untuk menghaluskan perasaan dan hati. Dalam pandangan agama, hal ini menumbuhkan ketawadhuan. Dengan seni, seseorang belajar beretika dan menghargai nilai kemanusiaan,” kata Pujiono.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap LSBO Muhammadiyah Purworejo terus menjadi pelopor kegiatan seni dan budaya yang mencerahkan umat tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Dosen pembimbing dari ISI Yogyakarta, Hana Permata menyebut, bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat kampus. Selama empat pekan, mahasiswa melatih anak-anak panti dalam seni peran, musik, serta manajemen pertunjukan.
“Penampilan malam ini menjadi kebanggaan kita semua. Setiap anak punya potensi kreatif yang luar biasa jika diberi ruang dan kepercayaan. Kami senang bisa berkolaborasi dan berbagi pengalaman untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak,” kata Hana.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya











