Tragis, Hiu Tutul Langka Ditemukan Mati di Pantai Purworejo, Warga Diimbau Tidak Menyentuh

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan mati terdampar di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo.

i

Seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan mati terdampar di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo.

PURWOREJO – Seekor hiu tutul (Rhincodon typus) berukuran sekitar 6 meter ditemukan mati di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, pada Senin (8/12/2025). Penemuan ini memicu perhatian publik karena hiu tutul termasuk satwa laut yang dilindungi.

Bangkai hiu yang diperkirakan seberat 1,3 ton itu ditemukan warga dalam kondisi terdampar di bibir pantai. Petugas gabungan kemudian mengevakuasi dan menguburnya untuk mencegah pencemaran lingkungan.

“Bangkai sudah mulai membusuk, jadi langsung kami kubur di area pantai agar tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Peltu Pujianto, petugas TNI Angkatan Laut yang terlibat dalam penanganan.

Ia menambahkan, hiu tersebut kemungkinan besar merupakan individu yang sama dengan hiu tutul yang sempat diselamatkan sehari sebelumnya di Pantai Roro Inten. Sayangnya, upaya evakuasi waktu itu tak mampu mempertahankan nyawa hewan laut langka tersebut.

Hiu tutul merupakan salah satu spesies ikan terbesar di dunia dan tergolong jinak. Meskipun berukuran raksasa, hiu ini tidak berbahaya bagi manusia karena hanya memakan plankton dan organisme mikroskopis.

Baca Juga:  Gladi Lapang Tsunami BPBD Purworejo, Uji Kesiapsiagaan Warga Pesisir

Pujianto mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati ataupun menyentuh bangkai hewan laut tanpa pengawasan.

“Kami imbau warga untuk selalu berkoordinasi dengan petugas jika menemukan hewan laut terdampar. Selain berpotensi menularkan penyakit, spesies seperti ini juga dilindungi undang-undang,” ujarnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senggolan Berujung Fatal, Insiden Kecelakaan Motor di Butuh Purworejo Hanguskan Satu Unit Motor NMAX
Masjid Al Muslimin Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat Satu Ton
Diduga Berbuat Mesum, Oknum Perangkat Desa Sidodadi Diamankan Polisi Usai Digerebek
Jaring Atlet Berprestasi, Pemkab Gelar POPDA Sepatu Roda Purworejo 2026
Dongkrak Produktivitas, Irigasi Tenaga Surya Krandegan Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Bakesbangpol Gelar Pendidikan Politik Purworejo, Bupati Ajak Pemuda Berpikir Kritis
Cegah Kekerasan Anak, Bupati Purworejo Tinjau TPA di Wilayah Kemiri
Sukses Digelar, Pemilihan Bagus Roro Purworejo 2026 Lahirkan Duta Wisata Baru

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:06 WIB

Senggolan Berujung Fatal, Insiden Kecelakaan Motor di Butuh Purworejo Hanguskan Satu Unit Motor NMAX

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:03 WIB

Masjid Al Muslimin Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden Seberat Satu Ton

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:56 WIB

Diduga Berbuat Mesum, Oknum Perangkat Desa Sidodadi Diamankan Polisi Usai Digerebek

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:33 WIB

Jaring Atlet Berprestasi, Pemkab Gelar POPDA Sepatu Roda Purworejo 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:16 WIB

Dongkrak Produktivitas, Irigasi Tenaga Surya Krandegan Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun

Berita Terbaru