Ia menilai, infrastruktur energi terbarukan dan jaringan fiber optic milik desa menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan seluruh program digital.
Bagi Dwinanto, kecanggihan teknologi tidak akan berarti jika masyarakatnya tertinggal. Karena itu, Desa Krandegan menempatkan Smart Society sebagai pilar utama pembangunan.
Pemerintah desa menyediakan wifi gratis, pelatihan literasi digital, serta ruang interaksi berbasis teknologi agar warga mampu berpartisipasi aktif dalam sistem digital.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan semata soal teknologi, tapi tentang membuka kesempatan baru bagi warga” ungkapnya.
Dengan berbagai terobosan itu, Desa Krandegan terus membangun pondasi digital yang kokoh, humanis, dan berkelanjutan, menjadi contoh bagaimana desa bisa maju tanpa kehilangan jati diri.
“Insyaallah bisa, pelan-pelan kita wujudkan,” tutup Dwinanto dengan optimisme.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar

















