“Meski akhir tahun merupakan periode dengan anggaran ketat, Pemkab akhirnya memberikan hibah sebesar Rp300 juta untuk mendukung perjuangan PSSI dan ISP,” jelas Rafli.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, KONI, legislatif, sponsor, dan suporter yang berperan besar dalam mempercepat proses persiapan tim menuju kompetisi.
Ajakan Bersatu untuk Sepak Bola Purworejo
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi menegaskan pentingnya sepak bola sebagai sarana pemersatu masyarakat. Dalam sambutannya yang penuh semangat, Dion mengajak seluruh elemen di Purworejo untuk menyingkirkan sekat perbedaan demi kebangkitan sepak bola daerah.
“Tolong, singkirkan dulu warna politik dan kepentingan pribadi. Boleh tidak sepakat dengan orangnya, tapi mari tetap mendukung ISP Purworejo,” tegas Dion.
Ia menilai keberanian ISP mendaftar di menit-menit terakhir menjadi bukti semangat dan tekad besar untuk mengangkat kembali prestasi sepak bola lokal.
“Sering kali kita euforia tanpa substansi. Hari ini, mari kita sama-sama berkomitmen memajukan sepak bola Purworejo. Pemerintah, pengusaha, TNI, Polri, politisi, hingga suporter, semua harus bersatu,” lanjutnya.
Dion juga mengingatkan bahwa perjalanan ISP masih panjang. Ia menekankan pentingnya fokus dan konsistensi dalam tiap tahap kompetisi, mulai dari Liga 4 hingga kemungkinan promosi ke Liga 3.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















