PURWOREJO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, sukses menggelar kegiatan Latihan Kader Muda (LAKMUD) selama tiga hari, pada 12–14 Desember 2025.
Kegiatan yang diikuti 28 peserta terpilih ini digelar sebagai bagian dari jenjang kaderisasi formal organisasi pelajar Nahdliyin untuk membentuk kader ideologis, militan, dan berkomitmen tinggi terhadap nilai-nilai organisasi.
Ketua PC IPNU Kabupaten Purworejo, Anim Falahudin, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar NU.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kesadaran berorganisasi berarti memahami bahwa kita adalah bagian dari gerakan besar Nahdlatul Ulama. Kader harus sadar akan peran, fungsi, dan tanggung jawabnya,” ujarnya di sela kegiatan.
Anim menjelaskan, ada tiga bentuk kesadaran utama yang menjadi fokus pembinaan kader kali ini. Pertama, Kesadaran Ideologis, yakni memahami dan mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah sebagai dasar pergerakan.
Kedua, Kesadaran Peran, yaitu kemampuan menyeimbangkan tanggung jawab belajar dengan pengabdian serta menjadi teladan di sekolah dan masyarakat.
Sedangkan pilar ketiga, Kesadaran Regenerasi, menuntut kader untuk siap melanjutkan kepemimpinan dan menjaga eksistensi organisasi ke depan.
<–nextpage–>
“Tanpa ketiga pilar ini, organisasi akan kehilangan jiwanya, seperti rumah kosong yang tidak memberi manfaat bagi masyarakat,” tutur Anim menambahkan.
Materi Pelatihan Padat dan Terstruktur
Kegiatan LAKMUD berlangsung dengan jadwal yang padat. Pada hari pertama, peserta mendapat sejumlah materi dasar seperti Analisis Sosial, Komunikasi dan Kerjasama, Ke-IPNU-an II, Ke-IPPNU-an II, Aswaja NU II, serta Scientific Problem Solving untuk melatih kemampuan berpikir kritis.
Memasuki hari kedua, materi diarahkan pada pengembangan keterampilan praktis melalui pelatihan Manajemen Organisasi, Studi Gender, Networking dan Lobi, hingga Teknik Rapat dan Persidangan.
Ada pula sesi Ke-Indonesia-an II yang memperkuat wawasan kebangsaan dan nilai-nilai demokrasi di kalangan pelajar.
Seluruh kegiatan diselingi amaliyah keagamaan khas Nahdlatul Ulama seperti salat berjamaah dan pembiasaan ritual ibadah yang menjadi ciri khas kaderisasi pelajar NU.
Rangkaian kegiatan ditutup pada Minggu (14/12/2025) dengan closing ceremony dan pembacaan janji kader, menandai resminya para peserta sebagai kader muda IPNU-IPPNU yang siap berkhidmah di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PAC IPNU-IPPNU Pituruh berkomitmen untuk melahirkan generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara ideologis dan berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta ke-NU-an di tingkat lokal.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar











