Dion juga menyampaikan penghargaan kepada YAKKUM yang telah lebih dari 11 tahun mendampingi komunitas disabilitas di Purworejo. Kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat, katanya, menjadi kunci dalam membangun layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas.
Perwakilan dari Pusat Rehabilitasi YAKKUM menambahkan, pendekatan kesehatan jiwa seharusnya dilakukan lintas sektor dan berkelanjutan. Tidak hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan atau Dinas Sosial, tetapi juga perlu dukungan dari pemerintah desa dan lembaga lain.
“Kesehatan jiwa menyangkut semua aspek kehidupan. Setiap orang berpotensi mengalaminya. Berdasarkan data WHO, satu dari lima orang dapat mengalami gangguan mental, sehingga kolaborasi menjadi hal yang sangat penting,” ujar perwakilan YAKKUM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, pihak YAKKUM juga menyinggung meningkatnya perhatian masyarakat terhadap isu kesehatan mental, termasuk kasus bunuh diri di Purworejo. Fokus ke depan, kata mereka, adalah memperkuat sistem pencegahan dan dukungan psikososial agar masyarakat lebih tangguh secara mental.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











