Pemkab Purworejo Kurangi Euforia Tahun Baru, Tiadakan Kembang Api Demi Empati Korban Bencana

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo saat di wawancarai.

i

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo saat di wawancarai.

PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo menyesuaikan konsep perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di berbagai daerah yang tengah terdampak bencana, terutama di wilayah Sumatra.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, mengatakan pemerintah daerah ingin menghadirkan perayaan yang tetap meriah namun tetap berempati terhadap kondisi nasional.

“Kami mencermati aspirasi masyarakat dan situasi kebencanaan di sejumlah wilayah. Karena itu, perayaan Tahun Baru kali ini kami sesuaikan dengan mengedepankan rasa kepedulian dan empati sosial,” ujar Neira saat dikonfirmasi, Selasa (23/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian hiburan rakyat tetap berlangsung sesuai rencana awal. Sejumlah pertunjukan seni dan musik siap menghibur warga Purworejo, seperti Jaran Kepang Kalimeneng, Campursari CSS, Zedo Maskara, dan Uncle Djink. Namun, tidak akan ada pesta kembang api pada malam pergantian tahun sebagai bentuk solidaritas.

“Seluruh hiburan tetap berjalan seperti biasa, hanya saja kami meniadakan pertunjukan kembang api. Ini merupakan simbol kepedulian kami terhadap saudara-saudara yang sedang berduka akibat bencana,” jelas Neira.

Baca Juga:  SAGA Job Fair 2025 di SMK YPE Sawunggalih Tawarkan 1.500 Loker, Buka Peluang Hingga ke Luar Negeri

Selain hiburan, Pemkab Purworejo juga menyiapkan agenda doa bersama untuk menutup tahun 2025. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi masyarakat sekaligus bentuk dukungan moral bagi para korban bencana.

“Kami mohon pengertian masyarakat atas penyesuaian ini. Tujuannya bukan untuk mengurangi kemeriahan, melainkan menunjukkan rasa solidaritas dan empati bersama,” pungkasnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026
Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran
Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas
Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC
Pemkab Purworejo dan Kemenpora Meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar
Kebakaran Bengkel Kayu Purworejo Hanguskan Alat Praktik dan Rugikan Puluhan Juta
Pengurus DPD Golkar Purworejo Dikukuhkan, Targetkan 11 Kursi pada Pemilu 2029
Persiapan Porprov 2026, KONI Purworejo Pantau Tryout Sepak Takraw

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:44 WIB

Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:40 WIB

Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:35 WIB

Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:31 WIB

Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:19 WIB

Pemkab Purworejo dan Kemenpora Meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar

Berita Terbaru