PURWOREJO – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Republik Indonesia meninjau kegiatan rehabilitasi Bendung Irigasi Siwatu di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (23/12/2025).
Kunjungan ini bertujuan memastikan sistem irigasi berjalan optimal sebagai salah satu faktor penentu produktivitas pertanian nasional.
Bendung Siwatu melayani area sawah seluas sekitar 960 hektare dan saat ini tengah dalam proses rehabilitasi sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp1,9 miliar untuk peningkatan infrastruktur tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengelolaan jaringan irigasi dilakukan secara terpadu antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Kementerian PUPR, dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tani Agung. Sinergi ini mencakup perencanaan, operasi, pemeliharaan, hingga distribusi air pada tingkat petani agar pasokan air lebih merata.
Usai peninjauan, Menko Pangan melanjutkan agenda menghadiri Rembuk Tani di Dusun XI Tunggulrejo, Kecamatan Grabag. Forum tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah dan petani untuk menampung berbagai aspirasi terkait pupuk, benih, hingga sistem pemasaran hasil panen.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mendukung program swasembada pangan nasional.Kegiatan tersebut disambut hangat oleh para petani.
Salah satunya Suparjo, petani sekaligus Kepala Desa Roworejo. Ia menyampaikan apresiasi atas tanggapan cepat pemerintah terhadap persoalan distribusi pupuk.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















