PURWOREJO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan akan segera melakukan penanganan permanen pada ruas jalan Purworejo–Sibolong yang amblas di Desa Plipir, Kecamatan Purworejo. Penanganan dirancang dengan menggunakan konstruksi beton untuk menopang bronjong di titik longsoran.
Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (DBMCK) Provinsi Jawa Tengah, Ir. A.R. Hanung Triyono, M.Si., mengatakan desain perbaikan sudah disiapkan dan menunggu pelaksanaan saat anggaran baru berjalan. Pernyataan itu disampaikan seusai meninjau lokasi bersama Kepala BPJ Wilayah Magelang, Dewa Puji Santosa, ST, pada Minggu (29/12/2025).
“Desainnya nanti menggunakan beton untuk memperkuat tebing yang longsor. Pelaksanaan akan kita lakukan ketika anggaran sudah bisa dijalankan,” kata Hanung di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hanung menjelaskan, meski tengah menunggu waktu realisasi anggaran, Pemprov Jateng akan mempercepat proses penanganan mengingat peristiwa ini dikategorikan sebagai bencana alam. Menurutnya, percepatan baru bisa dilakukan setelah pihaknya menerima surat pernyataan resmi dari Bupati Purworejo.
“Kita upayakan percepatan karena statusnya bencana. Begitu surat dari bupati turun, langsung kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Sembari menunggu perbaikan permanen, akses jalan tetap dibuka secara terbatas dengan sistem satu lajur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan aman meski kapasitas jalan berkurang.
“Untuk sementara, arus kendaraan dibuat satu-satu. Titik longsor juga sudah kami tutup dengan terpal agar tidak semakin tergerus hujan,” imbuhnya.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















