“Jika kegiatan pasar dikolaborasikan dengan budaya, hasilnya sangat keren. Ini harus terus dilanjutkan, terutama untuk mentransfer ilmu seni dari generasi tua ke generasi muda,” katanya.
Senada dengan Mulyani, Anon Suneko dari komunitas Gamelanon Yogyakarta juga menyampaikan kekagumannya. Ia menyebut kolaborasi dengan Pasar Inis telah terjalin hampir setiap tahun.
“Hampir setiap tahun saya dan komunitas Rumah Gamelan di Jogja berkolaborasi dengan Pasar Seni di sini,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Anon, kekuatan Pasar Inis terletak pada sinergi antara kuliner, alam, dan kesenian.
“Ada tari, musik akustik etnik, dan beberapa tahun lalu saya bahkan membawa musisi dari Sumatra dan Kalimantan untuk berkolaborasi dengan seniman lokal di sini,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya pada Kabupaten Purworejo.
“Purworejo tetap eksotik dengan sawah dan penduduknya yang ramah. Saya merasa seperti pulang ke rumah kedua,” ungkapnya.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















