Metode “jemput bola” menjadi kunci utama kesuksesan para penyuluh dalam merangkul pengurus masjid dan mushola di desa. Maka dari itu, masyarakat memberikan testimoni positif karena kini memiliki wadah konsultasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang resmi.
Ketua UPZ Desa Bayan, Arief Budianto, menyebutkan bahwa kehadiran penyuluh sangat membantu proses administrasi yang selama ini terasa sulit. Selanjutnya, ia berharap sinergi antara penyuluh dan masyarakat terus terjalin kuat demi mengoptimalkan potensi zakat daerah.
Meskipun sudah merata di semua desa, pihak KUA tetap membuka pintu bagi pengurus lain yang ingin menyusul. Jadi, masjid atau mushola yang belum masuk tahap ini tetap bisa mengajukan legalitas agar pengelolaan keuangan umat semakin transparan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akhirnya, kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga amanah dalam mengelola dana zakat secara profesional. Sinergitas antara pemerintah, BAZNAS, dan penyuluh menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui instrumen keagamaan yang akuntabel.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















