Tragedi Tasikmadu, Lima Korban Ledakan Mercon Pituruh Luka-Luka

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO, DiengPost.com – Pihak kepolisian merilis data terbaru mengenai insiden tragis yang menimpa kediaman Rohiman di Desa Tasikmadu. Tercatat sebanyak lima orang menjadi Korban Ledakan Mercon Pituruh setelah aktivitas perakitan bahan peledak memicu dentuman hebat pada Jumat (19/3/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Saksi mata di lokasi, Erik (47), menggambarkan situasi mencekam saat menemukan para korban tergeletak di dekat pintu rumah sesaat setelah ledakan kedua. Selain itu, warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi mandiri menggunakan kendaraan pribadi menuju pusat layanan kesehatan terdekat.

Oleh karena itu, Korban Ledakan Mercon Pituruh yang mayoritas masih berusia remaja dan anak-anak langsung dilarikan ke RS Palang Biru Kutoarjo serta RSUD Prembun. Maka dari itu, tim medis bekerja ekstra keras menangani luka bakar serius yang diderita oleh salah satu korban berinisial MRP (18).

Sebab, daya ledak bahan kimia tersebut menciptakan kerusakan struktur bangunan yang cukup masif di area ruang tamu. Namun, tiga dari lima korban kini telah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih harus menjalani pemantauan intensif melalui rawat jalan.

“Kami menemukan lubang bekas ledakan berdiameter empat puluh empat sentimeter di titik utama,” ungkap Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono. Beliau menegaskan bahwa seluruh Korban Ledakan Mercon Pituruh saat ini sedang dalam pendataan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Purworejo Gumebyar Tahun Anyar 2026: Meriah, Penuh Empati dan Budaya

Temuan Barang Bukti dan Penindakan Tegas Operasi Pekat

Dalam olah TKP, petugas mengamankan puluhan selongsong mercon berbagai ukuran serta sisa bahan peledak yang belum sempat terakit. Selanjutnya, polisi mendalami asal-usul perolehan obat mercon tersebut guna memutus rantai peredaran gelap bahan peledak di wilayah Jawa Tengah.

Maka, insiden Korban Ledakan Mercon Pituruh ini memicu Polres Purworejo untuk semakin menggencarkan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di seluruh kecamatan. Oleh sebab itu, patroli siber dan pemantauan pasar tradisional kini menjadi prioritas guna mencegah jatuhnya korban tambahan menjelang Idulfitri.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkah Kerja Sama Kampus UNY di Purworejo Semakin Kuat, Pemkab Siapkan Lahan
Popda Purworejo 2026 Targetkan Penjaringan Bibit Atlet Berprestasi Baru
Bupati Purworejo Perkuat Peran RT dan RW Guna Tingkatkan Pelayanan Publik
CFD Kabupaten Purworejo Kembali Digelar Setelah Vakum Cukup Lama
Polres Purworejo Gelar CFD Perdana Bersama Pemkab dan Forkopimda
STAINU Purworejo Resmikan Fasilitas Baru Guna Wujudkan Kampus Bilingual
Satlantas Polres Purworejo Perketat Pengamanan di Jalur Kalijambe
Pemkab Purworejo Perkuat LPMD dan LPMK demi Visi Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:10 WIB

Langkah Kerja Sama Kampus UNY di Purworejo Semakin Kuat, Pemkab Siapkan Lahan

Kamis, 16 April 2026 - 14:00 WIB

Popda Purworejo 2026 Targetkan Penjaringan Bibit Atlet Berprestasi Baru

Kamis, 16 April 2026 - 12:22 WIB

Bupati Purworejo Perkuat Peran RT dan RW Guna Tingkatkan Pelayanan Publik

Kamis, 16 April 2026 - 12:01 WIB

CFD Kabupaten Purworejo Kembali Digelar Setelah Vakum Cukup Lama

Kamis, 16 April 2026 - 11:56 WIB

Polres Purworejo Gelar CFD Perdana Bersama Pemkab dan Forkopimda

Berita Terbaru