PURWOREJO, DiengPost.com – Pihak kepolisian merilis data terbaru mengenai insiden tragis yang menimpa kediaman Rohiman di Desa Tasikmadu. Tercatat sebanyak lima orang menjadi Korban Ledakan Mercon Pituruh setelah aktivitas perakitan bahan peledak memicu dentuman hebat pada Jumat (19/3/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Saksi mata di lokasi, Erik (47), menggambarkan situasi mencekam saat menemukan para korban tergeletak di dekat pintu rumah sesaat setelah ledakan kedua. Selain itu, warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi mandiri menggunakan kendaraan pribadi menuju pusat layanan kesehatan terdekat.
Oleh karena itu, Korban Ledakan Mercon Pituruh yang mayoritas masih berusia remaja dan anak-anak langsung dilarikan ke RS Palang Biru Kutoarjo serta RSUD Prembun. Maka dari itu, tim medis bekerja ekstra keras menangani luka bakar serius yang diderita oleh salah satu korban berinisial MRP (18).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebab, daya ledak bahan kimia tersebut menciptakan kerusakan struktur bangunan yang cukup masif di area ruang tamu. Namun, tiga dari lima korban kini telah diperbolehkan pulang, sementara dua lainnya masih harus menjalani pemantauan intensif melalui rawat jalan.
“Kami menemukan lubang bekas ledakan berdiameter empat puluh empat sentimeter di titik utama,” ungkap Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Dwiyono. Beliau menegaskan bahwa seluruh Korban Ledakan Mercon Pituruh saat ini sedang dalam pendataan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Temuan Barang Bukti dan Penindakan Tegas Operasi Pekat
Dalam olah TKP, petugas mengamankan puluhan selongsong mercon berbagai ukuran serta sisa bahan peledak yang belum sempat terakit. Selanjutnya, polisi mendalami asal-usul perolehan obat mercon tersebut guna memutus rantai peredaran gelap bahan peledak di wilayah Jawa Tengah.
Maka, insiden Korban Ledakan Mercon Pituruh ini memicu Polres Purworejo untuk semakin menggencarkan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di seluruh kecamatan. Oleh sebab itu, patroli siber dan pemantauan pasar tradisional kini menjadi prioritas guna mencegah jatuhnya korban tambahan menjelang Idulfitri.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















