PURWOREJO, DiengPost.com – Kreativitas warga Desa Kalimeneng kini berhasil mengubah limbah menjadi sumber ekonomi yang sangat menjanjikan. Mereka mengolah sisa tempurung menjadi arang bathok kelapa Purworejo berkualitas tinggi.
Sosok Wahyudi menjadi motor utama di balik keberhasilan bisnis ramah lingkungan ini sejak setahun lalu. Ia membuktikan bahwa ketekunan dapat mengubah barang tidak bernilai menjadi komoditas pasar nasional.
Kini, permintaan terhadap arang bathok kelapa Purworejo terus mengalir dari berbagai kota besar di Indonesia. Wahyudi secara rutin mengirimkan pasokan menuju restoran-restoran ternama di Yogyakarta hingga Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Awalnya saya bertemu pemilik restoran di Yogyakarta yang membutuhkan pasokan bahan bakar,” ujar Wahyudi. Sejak saat itu, ia mulai serius menekuni produksi arang bathok kelapa Purworejo setiap hari.
Dalam sekali pengiriman, ia mampu memasok hingga 50 karung arang kepada para pelanggannya. Setiap karung memiliki berat 20 kilogram dengan harga jual yang sangat kompetitif bagi pengusaha kuliner.
Dampak Ekonomi dan Solusi Limbah Desa
Kesuksesan ini memberikan omzet yang sangat fantastis bagi pemuda kreatif asal Kecamatan Kemiri tersebut. Wahyudi mengaku mampu mengantongi pendapatan hingga Rp15 juta hanya dalam waktu satu minggu saja.
Selain memberikan keuntungan materi, usaha arang bathok kelapa Purworejo ini juga menyelamatkan lingkungan desa. Limbah tempurung yang semula menumpuk kini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi bagi warga.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















