PURWOREJO, DiengPost.com – Semangat tinggi dalam berkarya terus terpancar dari seorang lansia di wilayah pedesaan. Sosok Perajin Anyaman Bambu Purworejo tersebut bernama Hj. Komsiyah.
Perempuan yang kini berusia tujuh puluh lima tahun itu menetap di Desa Winong. Ia aktif memproduksi berbagai macam motif dekorasi dinding rumah.
Beberapa motif andalannya meliputi Kembang Pucung hingga Menyan Kobar. Kerajinan buatan tangan tersebut kerap menghiasi langit-langit hunian bergaya tradisional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, kerajinan anyaman bambu miliknya menjadi sumber pendapatan utama keluarga. Usaha ini juga turut menghidupi para tetangga di sekitar tempat tinggalnya.
Awalnya, Komsiyah belajar membuat anyaman sejak usia masih sangat muda. Kemudian, ia menekuni profesi tersebut dengan penuh rasa disiplin dan kesabaran.
Hasil kerja kerasnya tersebut tidak mengalir untuk kebutuhan foya-foya saja. Selanjutnya, ia memilih menabung sebagian keuntungan demi mewujudkan impian mulia.
Komsiyah membenarkan bahwa kedisiplinan mengelola uang membuahkan hasil manis. Tabungan tersebut akhirnya mampu mengantarkan dirinya pergi ke Tanah Suci Mekah.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















