14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu Purworejo yang Sukses Naik Haji dari Hasil Menabung

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut penjelasan beliau, panggilan ibadah haji tersebut datang pada tahun dua ribu enam belas. Jadi, ia merasa sangat bersyukur atas berkah melimpah tersebut.

“Saya sudah terbiasa menganyam sejak masih muda. Sampai sekarang masih saya kerjakan karena ini juga menjadi mata pencaharian warga sekitar,” tutur Komsiyah.

Namun, ujian berat sempat melanda kehidupan Komsiyah menjelang keberangkatan haji. Sang suami tercinta meninggal dunia mendahuluinya karena faktor kesehatan.

Kehilangan tersebut tentu mendatangkan rasa sedih yang sangat mendalam. Oleh sebab itu, ia terpaksa berangkat ibadah tanpa sempat mengikuti manasik secara lengkap.

Baca Juga:  Petualang Reborn Juara! Auditorium Polres Disulap Jadi Arena Turnamen Mobile Legends Purworejo

Komsiyah tetap melanjutkan niat suci tersebut usai menyelesaikan masa idah. Ia percaya penuh bahwa takdir kehidupan merupakan kehendak terbaik dari Sang Pencipta.

Jangkauan Pasar Luas hingga Luar Daerah

Kini Komsiyah bertindak sebagai bandar sekaligus pengrajin yang mandiri. Ia sukses menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Faktanya, banyak pedagang dari wilayah Yogyakarta datang langsung ke rumahnya. Para pelanggan dari Kendal juga rutin mengambil pasokan anyaman dalam jumlah besar.

Kualitas anyaman yang rapi menjadi alasan utama para pembeli tetap setia. Pelanggan dapat memesan ukuran anyaman sesuai dengan kebutuhan bangunan masing-masing.

Baca Juga:  14.441 Warga Purworejo Terdampak Penonaktifan PBI JK, Pemkab Pastikan Tetap Terlayani

Selain itu, almarhum suaminya ternyata masih memiliki hubungan kerabat dekat dengan ulama besar. Keluarga ini merupakan sepupu dari almagfurlah KH. Toifur Mawardi.

Semasa hidup, ulama karismatik tersebut sering berkunjung saat momentum lebaran. Kedekatan ini menjadi cerita hangat yang terus membekas di hati keluarga besar.

Komsiyah membuktikan bahwa ketekunan mampu membawa keberkahan hidup yang nyata. Kehadiran Perajin Anyaman Bambu Purworejo ini menjadi inspirasi bersama bagi generasi muda.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru