Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu Purworejo yang Sukses Naik Haji dari Hasil Menabung

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut penjelasan beliau, panggilan ibadah haji tersebut datang pada tahun dua ribu enam belas. Jadi, ia merasa sangat bersyukur atas berkah melimpah tersebut.

“Saya sudah terbiasa menganyam sejak masih muda. Sampai sekarang masih saya kerjakan karena ini juga menjadi mata pencaharian warga sekitar,” tutur Komsiyah.

Namun, ujian berat sempat melanda kehidupan Komsiyah menjelang keberangkatan haji. Sang suami tercinta meninggal dunia mendahuluinya karena faktor kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehilangan tersebut tentu mendatangkan rasa sedih yang sangat mendalam. Oleh sebab itu, ia terpaksa berangkat ibadah tanpa sempat mengikuti manasik secara lengkap.

Baca Juga:  Petualang Reborn Juara! Auditorium Polres Disulap Jadi Arena Turnamen Mobile Legends Purworejo

Komsiyah tetap melanjutkan niat suci tersebut usai menyelesaikan masa idah. Ia percaya penuh bahwa takdir kehidupan merupakan kehendak terbaik dari Sang Pencipta.

Jangkauan Pasar Luas hingga Luar Daerah

Kini Komsiyah bertindak sebagai bandar sekaligus pengrajin yang mandiri. Ia sukses menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Faktanya, banyak pedagang dari wilayah Yogyakarta datang langsung ke rumahnya. Para pelanggan dari Kendal juga rutin mengambil pasokan anyaman dalam jumlah besar.

Kualitas anyaman yang rapi menjadi alasan utama para pembeli tetap setia. Pelanggan dapat memesan ukuran anyaman sesuai dengan kebutuhan bangunan masing-masing.

Baca Juga:  14.441 Warga Purworejo Terdampak Penonaktifan PBI JK, Pemkab Pastikan Tetap Terlayani

Selain itu, almarhum suaminya ternyata masih memiliki hubungan kerabat dekat dengan ulama besar. Keluarga ini merupakan sepupu dari almagfurlah KH. Toifur Mawardi.

Semasa hidup, ulama karismatik tersebut sering berkunjung saat momentum lebaran. Kedekatan ini menjadi cerita hangat yang terus membekas di hati keluarga besar.

Komsiyah membuktikan bahwa ketekunan mampu membawa keberkahan hidup yang nyata. Kehadiran Perajin Anyaman Bambu Purworejo ini menjadi inspirasi bersama bagi generasi muda.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026
Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran
Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas
Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC
Pemkab Purworejo dan Kemenpora Meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar
Kebakaran Bengkel Kayu Purworejo Hanguskan Alat Praktik dan Rugikan Puluhan Juta
Pengurus DPD Golkar Purworejo Dikukuhkan, Targetkan 11 Kursi pada Pemilu 2029
Persiapan Porprov 2026, KONI Purworejo Pantau Tryout Sepak Takraw

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:44 WIB

Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:40 WIB

Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:35 WIB

Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:31 WIB

Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:19 WIB

Pemkab Purworejo dan Kemenpora Meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar

Berita Terbaru