12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Bahlil Tegaskan Stok Batubara Melimpah, Gangguan Listrik Bukan Karena Krisis Pasokan

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

i

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

PURWOREJO, DiengPost.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menepis anggapan bahwa gangguan listrik yang terjadi di sejumlah daerah dipicu oleh kelangkaan batubara. Ia memastikan ketersediaan batubara nasional untuk kebutuhan pembangkit listrik masih dalam kondisi aman dan mencukupi.

Menurut Bahlil, pemerintah telah menyiapkan alokasi batubara jauh di atas kebutuhan tahunan PT PLN (Persero). Karena itu, persoalan yang muncul di lapangan tidak bisa dikaitkan dengan minimnya pasokan energi primer untuk pembangkit listrik.

Baca Juga:  Irigasi Baru di Ngombol Diresmikan, Petani di Purworejo Tak Lagi Kesulitan Air

“Batubara tidak ada kelangkaan,” tegas Bahlil saat kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan kebutuhan batubara PLN setiap tahun berada di kisaran 154 juta metrik ton. Untuk menjamin pasokan tersebut, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara telah menetapkan kewajiban pasokan domestik dari perusahaan tambang sebesar 180 hingga 190 juta metrik ton.

Dengan jumlah tersebut, menurutnya, kebutuhan sektor kelistrikan nasional sebenarnya telah terjamin. Bahkan alokasi yang disiapkan pemerintah masih berada di atas kebutuhan riil PLN.

Baca Juga:  Peringatan May Day Purworejo: Wabup Dion Agasi Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi

Bahlil mengungkapkan, hingga saat ini PLN telah mengamankan kontrak pengadaan sekitar 134 juta metrik ton batubara. Sisanya masih dapat dipenuhi melalui mekanisme kontrak lanjutan dengan perusahaan pemasok yang telah mendapatkan penugasan pemerintah.

Ia menilai polemik yang berkembang terkait pasokan batubara lebih banyak dipengaruhi persoalan teknis di tingkat distribusi maupun pengelolaan logistik menuju pembangkit listrik.

Penulis : Hamdan A.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru