PURWOREJO, DiengPost.com – Kawasan Pantai Dewaruci Desa Jatimalang menjadi saksi kemeriahan festival budaya lokal. Ribuan masyarakat berkumpul menyemarakkan tradisi Merti Jaladri yang digelar pada Senin.
Agenda tahunan yang telah berjalan selama seperempat abad ini merupakan wujud syukur komunal. Warga pesisir bersyukur atas limpahan rezeki serta memohon keselamatan bagi nelayan.
Kepala Desa Jatimalang Suwarto menjelaskan esensi kebudayaan sakral yang terus dijaga ini. Pihaknya konsisten melestarikan warisan leluhur setiap datangnya bulan Suro dalam kalender Jawa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan Merti Jaladri ini merupakan tradisi rutin tahunan kami,” ungkap Suwarto saat memberikan sambutan.
Makna kata Jaladri merujuk pada lautan luas yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga. Sedangkan kata merti memiliki arti memperingati hari besar dengan penuh khidmat.
Mayoritas penduduk menggantungkan hidup dari sektor perikanan tangkap serta usaha jasa pariwisata. Doa bersama dipanjatkan agar hasil tangkapan ikan laut ke depan semakin melimpah.
Pihak panitia mengumpulkan lebih dari 80 tumpeng dari berbagai elemen masyarakat setempat. Kelompok nelayan pemilik perahu pedagang hingga perangkat RT ikut berpartisipasi aktif menyerahkan tumpeng.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











