Larung Hasil Bumi Pesisir
Prosesi utama ditandai dengan pelarungan tumpeng agung ke tengah deburan ombak laut selatan. Tumpeng milik Kelompok Nelayan Jati Mulyo dipilih menjadi simbol timbal balik alam.
Sajian tersebut sengaja diisi dengan aneka hasil bumi pertanian bukan dari produk laut. Hal ini menjadi bentuk penghormatan manusia terhadap alam yang memberi mereka penghidupan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara tumpeng lainnya diperebutkan oleh warga yang hadir memadati bibir pantai utama. Prosesi rebutan tumpeng tersebut melambangkan pembagian berkah yang merata bagi semua orang.
Rangkaian acara meriah berlangsung selama tiga hari berturut-turut sejak hari Sabtu lalu. Berbagai hiburan rakyat disajikan mulai dari marching band hingga pameran produk UMKM.
Panitia juga membagikan bibit tanaman gratis serta mengadakan aneka lomba ketangkasan anak. Pementasan seni pelajar se-Kecamatan Purwodadi turut menghibur para pelancong yang datang berkunjung.
Merti Jaladri ditutup secara formal dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di area pantai. Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi memberikan apresiasi tinggi bagi kelestarian tradisi Merti Jaladri.
“Kami mengapresiasi kegiatan tahunan ini sebagai upaya bersama nguri-uri kebudayaan,” puji Dion.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











