PURWOREJO – Literasi digital kini menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan. Melihat tantangan tersebut, Pewarta Purworejo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kominfostasandi Kabupaten Purworejo menggagas Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia sebagai upaya membentuk pelajar yang cerdas, kreatif, dan beretika di ruang digital.
Kegiatan peluncuran berlangsung di SMP Negeri 10 Purworejo, Rabu (10/12/2025), dan diikuti sekitar 150 peserta dari kalangan guru, siswa, kepala sekolah, serta pengurus OSIS dari sejumlah SMP di Rayon VI.
Acara juga dirangkai dengan diskusi interaktif menghadirkan narasumber dari unsur kepolisian dan pegiat konten positif.Ketua Pewarta Purworejo, F. Daniel Raja Here, mengatakan gerakan ini berangkat dari keprihatinan atas maraknya penyalahgunaan media sosial di kalangan remaja. Ia menilai pendidikan literasi media perlu dilaksanakan secara terstruktur di sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita tidak bisa menutup mata. Banyak anak menjadi korban arus informasi tanpa filter. Melalui gerakan ini, kami ingin mengedukasi mereka agar lebih kritis dan bijak dalam bermedia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 10 Purworejo, Kasinah berterima kasih karena sekolahnya dipercaya menjadi lokasi peluncuran. Ia menilai kegiatan ini memberi manfaat besar bagi peserta didik untuk memahami etika digital.
“Anak-anak sekarang hidup di dunia maya. Kegiatan ini membantu mereka memahami tanggung jawab dalam menggunakan media sosial,” ujarnya.
Yudhie Agung Prihatno, selaku Kepala Dindikbud sekaligus Plt Kepala Dinkominfostasandi Purworejo, menegaskan bahwa literasi media harus menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















