Pihaknya bahkan telah merumuskan sepuluh indikator Sekolah Cerdas Bermedia, di antaranya kemampuan analisis konten, etika bermedia, hingga produksi konten kreatif.
“Kami ingin seluruh warga sekolah memahami cara mengenali hoaks, mengelola media sosial secara edukatif, dan melakukan evaluasi literasi media secara berkala,” ungkap Yudhie.
Pewarta Purworejo berharap gerakan ini tidak berhenti di tahap sosialisasi, tetapi menjadi gerakan kolektif lintas sekolah yang tumbuh berkelanjutan. Dengan begitu, Purworejo bisa menjadi daerah pionir dalam penerapan pendidikan literasi digital di tingkat sekolah menengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















