PURWOREJO – Empat warga Desa Sidomulyo dan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, mengalami luka-luka setelah jembatan gantung yang mereka lintasi tiba-tiba putus, Minggu (14/12/2025) pagi.
Kejadian ini terjadi saat rombongan warga yang mengendarai sepeda motor melintasi jembatan penghubung di atas Sungai Pengantin.
Kapolsek Butuh, AKP Irfan Sofar, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, putusnya tali sling baja penahan jembatan menjadi penyebab utama warga terjatuh ke pinggir sungai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar, telah terjadi putusnya tali penahan jembatan gantung. Akibatnya empat orang mengalami luka-luka dan beberapa motor ikut jatuh ke sungai,” ujar Irfan saat dikonfirmasi, Minggu.
Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari Polsek Butuh, Unit Reskrim, Unit Identifikasi, Satreskrim Polres Purworejo, serta tim Inafis segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat rombongan sekitar 15 sepeda motor berangkat dari rumah Sukri Saifudin Zuhri, warga Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag. Mereka menuju Desa Mangunjayan, Kecamatan Butuh, untuk menghadiri acara hajatan.
Untuk mempersingkat perjalanan, rombongan memilih melewati jembatan gantung Sidomulyo – Tanjung Anom. Beberapa pengendara di barisan depan berhasil melintas dengan selamat. Namun, ketika lima sepeda motor berada di tengah jembatan, tali sling baja mendadak putus.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











