PURWOREJO, DiengPost.com – Suasana penuh syukur dan semangat kebersamaan menyelimuti Pasar Inis Brondongrejo, Kecamatan Purwodadi, saat Festival Tumpeng Telang #7 digelar pada Minggu (4/1/2025). Festival ini menjadi penanda tujuh tahun perjalanan Pasar Inis sebagai ruang ekonomi rakyat sekaligus ruang budaya yang terus bertumbuh.
Acara berlangsung meriah dengan arak-arakan Tumpeng Telang Rayahan Hasil Bumi, simbol syukur atas rezeki dan ketangguhan para pedagang. Sejumlah pertunjukan seni turut memeriahkan festival, di antaranya Anon Suneko (Gamelanon Yogyakarta), Mulyani Bundengan (Wonosobo), Tari Kelinci, Tari Jaran Bolong, dan Tari Ndolalak.
Sesepuh Pasar Inis, Rianto Purnomo, menyampaikan bahwa Tumpeng Telang telah menjadi ikon sejak awal berdirinya pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tumpeng Telang ini adalah wujud syukur. Sejak awal, nasi telang sudah menjadi simbol khas Pasar Inis,” ujarnya.
Ia juga menyoroti ketangguhan para pedagang yang tetap berjualan meski menghadapi pasang surut pengunjung.
“Mereka tetap berjualan, tidak menyerah. Itu luar biasa dan menjadi kekuatan utama pasar ini bisa bertahan tujuh tahun,” tambahnya.
Festival tahun ini terasa istimewa karena melibatkan sanggar seni anak-anak. Rianto menilai pentingnya menanamkan nilai budaya sejak dini.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















