“Saya sangat senang melihat anak-anak begitu ceria dalam arak-arakan. Budaya harus dikenalkan secara pelan-pelan, tidak bisa dipaksa,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan pengelola pasar yang tetap solid meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk kerusakan bangunan.
“Mereka tidak terbiasa membuat proposal, tapi terbiasa bekerja sama. Itu kekuatan kami,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Paguyuban Pasar Inis, Ester, turut menyampaikan rasa syukur atas dukungan masyarakat.
“Kami bersyukur kepada Tuhan bahwa tujuh tahun ini kami masih bertahan. Terima kasih kepada masyarakat dan teman-teman yang selalu mendoakan,” ujarnya.
Festival Tumpeng Telang #7 menjadi bukti bahwa Pasar Inis bukan sekadar ruang jual beli, tetapi juga ruang kebudayaan, solidaritas, dan harapan.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















