PURWOREJO, DiengPost.com – Puluhan anak muda dari berbagai sekolah dan pondok pesantren berkumpul dalam sebuah agenda inspiratif. Para pelajar IPNU IPPNU Kemiri mengikuti kegiatan Talkshow serta Istighosah di Pendopo Kecamatan Kemiri pada Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71. Selain itu, momen ini menjadi sarana spiritual yang sangat berharga pada bulan suci Ramadan.
Panitia mengusung tema “Menjadi Pribadi Baru Setelah Ramadhan” untuk memotivasi para peserta agar terus berbenah diri. Fokus utama acara tersebut adalah mendorong perubahan positif dalam aspek spiritual, akhlak, maupun semangat belajar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PAC IPNU Kemiri, Rekan Ahmad Rohaefi S., menyebut talkshow ini sebagai ruang diskusi penguatan karakter. Menurutnya, masa depan bangsa bergantung pada sosok yang memiliki kemauan kuat untuk memperbaiki diri.
“Masa depan bangsa tidak hanya menentukan orang paling pintar, tetapi menuntut pelajar berakhlak dan bersemangat,” ujarnya. Oleh karena itu, para pelajar IPNU IPPNU Kemiri menyimak setiap materi diskusi dengan penuh perhatian.
Ramadan Sebagai Madrasah Kehidupan bagi Generasi Muda
Kegiatan ini menghadirkan KH. Muhajir Namung dan Aan Muta’alim sebagai pemateri utama dalam sesi diskusi. Keduanya menekankan bahwa Ramadan merupakan sarana terbaik untuk memperkuat karakter akhlakul karimah bagi setiap remaja.
Narasumber menggambarkan Ramadan sebagai madrasah kehidupan yang mengajarkan nilai disiplin, kesabaran, serta keikhlasan. Selanjutnya, para peserta harus mampu menjadi sosok yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas setelah lebaran tiba.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















