Tak Cuma Mengaji, Lulusan MA An-Nawawi Purworejo Terbitkan Buku Sejarah Demi Budaya Literasi Kalangan Santri

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para santri An-Nawawi berjan Purworejo mengikuti prosesi wisuda.

i

Para santri An-Nawawi berjan Purworejo mengikuti prosesi wisuda.

Ragam Karya Buku Lintas Peminatan Akademik

Oleh karena itu, setiap kelompok peminatan di Madrasah Aliyah sukses menghasilkan produk literasi yang spesifik dan berbobot. Kelompok siswa peminatan MIPA meluncurkan buku ilmiah bertajuk Di Balik Rumus dan Penemuannya: Kisah di Balik Tujuh Ilmuwan Sains.

Buku bidang sains tersebut mengupas tuntas sejarah perjalanan hidup para penemu rumus matematika dan fisika modern. Selanjutnya, siswa peminatan IPS menerbitkan buku sejarah bernuansa politis yang berjudul Orde Baru dalam Ingatan Bangsa.

Karya anak sosial ini membedah berbagai dinamika sosial, ekonomi, serta politik pada masa pemerintahan presiden terdahulu. Kemudian, siswa jurusan Bahasa mempersembahkan sebuah buku antologi cerita pendek tiga paragraf yang berjudul Selaksa di Manawa.

Buku fiksi tersebut menampung sekitar 107 karya pentigraf yang penuh dengan imajinasi segar khas remaja. Tidak ketinggalan, siswa Program Keagamaan meluncurkan buku panduan ibadah berjudul Menggapai Jannah dengan Amalan-Amalan Shalat Sunnah.

Program produktif ini sudah berjalan secara konsisten selama tiga tahun terakhir di lingkungan sekolah setempat. Pihak madrasah berkomitmen kuat merubah pola pikir anak didik agar tidak sekadar menjadi konsumen informasi digital.

Baca Juga:  Perpustakaan Umum Purworejo Kini Buka Hingga Malam Hari

“Harapannya, siswa tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga mampu menjadi penulis dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Chazbi.

Apresiasi Prestasi Siswa dan Pengabdian Guru

Oleh sebab itu, kemampuan riset sederhana dan menulis opini menjadi target utama dalam kurikulum pengayaan sekolah. Langkah taktis ini berfungsi membentengi mental generasi muda dari dampak negatif sebaran berita bohong di internet.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026
Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran
Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas
Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC
Pemkab Purworejo dan Kemenpora Meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar
Kebakaran Bengkel Kayu Purworejo Hanguskan Alat Praktik dan Rugikan Puluhan Juta
Pengurus DPD Golkar Purworejo Dikukuhkan, Targetkan 11 Kursi pada Pemilu 2029
Persiapan Porprov 2026, KONI Purworejo Pantau Tryout Sepak Takraw

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:44 WIB

Inovasi Warung Sembako Gratis Antar Yan Budi Raih Penghargaan BesTeam Award 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:40 WIB

Hadapi Kemarau, Warga Purworejo Dibekali Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:35 WIB

Aliansi Warga Datangi Kejari Desak Kasus Korupsi Mini Zoo Purworejo Diusut Tuntas

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:31 WIB

Insiden Mobil Terbakar di Kutoarjo Diduga Akibat Korsleting AC

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:19 WIB

Pemkab Purworejo dan Kemenpora Meluncurkan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar

Berita Terbaru