Aksi berjalan kaki bersama ini mengemban makna filosofis sebagai simbol kegigihan umat untuk berhijrah menuju kepribadian yang lebih mulia. Selain itu, kegiatan ini terbukti ampuh membentengi mental generasi muda dari pengaruh negatif budaya asing.
Motivasi Generasi Muda yang Bermartabat
Oleh karena itu, Kepala Desa Ngampel Tupon memberikan apresiasi yang tinggi atas tingginya antusiasme yang warga tunjukkan. Pihak pemerintah desa sengaja mengusung tema besar “Santri Hebat, Indonesia Bermartabat” pada perayaan tahun ini.
“Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin termotivasi,” ujar Tupon saat memberikan sambutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia meminta para remaja untuk menjadikan nilai-nilai luhur kepesantrenan sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu pengetahuan umum. Karakter yang jujur dan agamis akan membantu mereka dalam meraih cita-cita masa depan yang cerah.
“Semangat hijrah harus menjadi bekal dalam mewujudkan masa depan yang lebih gemilang,” tambah Tupon memberikan dorongan moril bagi warganya.
Pihak pamong desa berjanji akan menjadikan agenda kolosal ini sebagai kalender wisata religi tahunan yang rutin. Sinergitas tokoh agama dan aparat pemerintah terbukti mampu menciptakan ketertiban lingkungan yang kondusif selama perayaan.
Dengan demikian, kepulan asap dari sisa pembakaran obor di titik akhir resmi menandai selesainya seluruh rangkaian festival. Semangat persaudaraan atau ukhuwah Islamiyah kini tertanam semakin kuat di dalam sanubari setiap masyarakat Ngampel.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











