“Tujuannya memberikan kesempatan kepada para atlet untuk menguji kompetensi dan memacu spirit mereka dalam berlatih. Output dari Kejurkab ini, para juara nantinya akan kita kirim mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov),” ujarnya.
Sebanyak 200 lebih atlet bertanding dalam 16 nomor pertandingan. Nomor tersebut mencakup berbagai kelompok usia, mulai kategori pra-dini hingga dewasa.
Selain itu, panitia mempertandingkan nomor tunggal dan ganda putra maupun putri. Setiap kategori menampilkan persaingan ketat antarpeserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Abdullah menilai hasil kejuaraan kali ini menunjukkan perkembangan pembinaan yang merata. Tidak ada satu klub yang mendominasi secara mutlak karena gelar juara tersebar di berbagai klub.
“Kalau kita lihat, juaranya cukup menyebar. Masing-masing klub memiliki juara. Ini bagus, artinya pembinaan di setiap klub berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap para atlet yang meraih prestasi tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, tantangan lebih besar masih menanti di tingkat provinsi maupun nasional.
“Harapan saya, bagi yang hari ini menjadi juara jangan segera berpuas diri. Event-event yang lebih tinggi masih menanti. Mereka harus tetap giat berlatih agar mampu meraih prestasi di level yang lebih tinggi lagi,” tandasnya.
Yudhie Agung mengapresiasi PBSI atas konsistensi menggelar ajang Kejurkab ini. Ia berharap Kejurkab PBSI Cup I 2026 melahirkan bibit atlet bulutangkis potensial bagi Purworejo.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











