13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Tradisi Merti Desa Kaliwatubumi Purworejo Lestari, Dua Desa Bersatu

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tradisi Merti Desa Kaliwatubumi Purworejo kembali digelar masyarakat Desa Kaliwatubumi, Kecamatan Butuh, Jumat (3/7/2026).

i

Tradisi Merti Desa Kaliwatubumi Purworejo kembali digelar masyarakat Desa Kaliwatubumi, Kecamatan Butuh, Jumat (3/7/2026).

“Tradisi ini merupakan peninggalan para leluhur yang harus kita jaga bersama. Merti Desa dilaksanakan dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Muharram dan bulan Syakban dalam kalender Hijriah. Tujuannya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para pendahulu yang telah membuka dan membangun desa ini,” ujar Sujatmiko.

Menurutnya, keunikan tradisi ini terletak pada keterlibatan warga dari desa lain. Kegiatan ini turut dihadiri masyarakat Dusun Kuniran, Desa Prigelan. Hubungan ini berakar dari sejarah panjang antarkedua wilayah.

Baca Juga:  Sinergi SPI Antar Dua RSUD di Purworejo, Dorong Tata Kelola Rumah Sakit yang Akuntabel

Secara historis, leluhur warga Dusun Kuniran turut dimakamkan di lokasi tersebut. Karena itu, warga Dusun Kuniran selalu hadir setiap pelaksanaan Merti Desa berlangsung.

“Ini bukan hanya tradisi masyarakat Kaliwatubumi, tetapi juga menjadi tradisi bersama dengan warga Dusun Kuniran, Desa Prigelan. Karena secara sejarah, kasepuhan mereka juga berada di makam ini. Maka setiap pelaksanaan Merti Desa, mereka selalu ikut hadir dan berpartisipasi,” jelas Sujatmiko.

Sujatmiko menambahkan, Makam Kasepuhan Kaliwatubumi kini menjadi destinasi wisata religi Purworejo. Banyak peziarah datang dari berbagai daerah untuk berdoa. Mereka juga tertarik mengenal sejarah perkembangan wilayah tersebut.

Baca Juga:  Bupati Purworejo Apresiasi Komitmen GP Ansor, Dorong Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan Daerah

Selain makam kasepuhan, kawasan ini menyimpan nilai sejarah tinggi. Di bagian belakang kompleks masih terdapat peninggalan lingga bersejarah. Situs ini menjadi bukti peradaban masa lampau di kawasan tersebut.

Pemerintah desa bersama masyarakat terus menjaga kelestarian kawasan makam dan situs sejarah. Upaya ini bertujuan mengenalkan warisan tersebut kepada generasi muda dan pengunjung.

Penulis : M. Niam

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru