“Melalui kegiatan bersama seperti ini, kami berharap keharmonisan masyarakat Purworejo semakin kuat. Meskipun berbeda-beda, kita tetap bisa hidup guyub rukun,” katanya.
Selain mengukuhkan Pelita, Wabup Dion turut membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Anggota Paguyuban Kerukunan Antarumat Beragama. Kegiatan ini mengusung tema Bersatu dalam Keberagaman, Bergerak dalam Keberagaman. Ratusan peserta hadir, termasuk 112 anggota PKUB dan 15 pengurus FKUB.
Peserta lain meliputi enam pengurus Pelita yang baru dikukuhkan. Unsur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Kementerian Agama turut hadir. Tokoh lintas agama dan tamu undangan lainnya juga berpartisipasi dalam acara tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua FKUB Kabupaten Purworejo, KH Khabib Sholeh SPdI, MM, menyampaikan Pelita diharapkan melahirkan pemimpin muda penjaga harmoni. Pengurus Pelita diharapkan menjadi pelopor moderasi beragama dan bijak bermedia sosial. Mereka juga didorong aktif membangun kegiatan sosial lintas agama.
Enam tokoh muda resmi mengemban amanah sebagai pengurus Pelita periode 2026-2029. Mereka meliputi H. M. Tashilul Manasik, S.Psi., M.Pd., dan Yusriana Azizah. Pengurus lain yakni Ahmad Fadhol Arifin, S.Pd., Rivaldi Anjar Saputra, Yohanes Teguh Surahmadi, dan Aditthana Devi Asih.
Melalui kepengurusan Pelita, pemerintah daerah berharap kolaborasi lintas pihak semakin kuat. Sinergi ini menjadi modal penting mewujudkan Purworejo sebagai daerah damai dan inklusif. Purworejo diharapkan mampu menjadi teladan kerukunan antarumat beragama.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











