Sistem Jari Aljabar dirancang membantu anak yang kesulitan berhitung. Sepuluh jari mampu mengolah angka ratusan hingga jutaan.
“Anak-anak menjadi lebih senang belajar berhitung. Ketika pondasi berhitung mereka kuat, maka pelajaran matematika di sekolah akan terasa lebih mudah,” jelasnya.
Apresiasi Prestasi Akademik SiswaADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pemecahan rekor berhitung cepat, lembaga menyerahkan apresiasi. Sebanyak 100 murid penerima peringkat tiga besar menerima piala.
Penghargaan juga diberikan kepada siswa berprestasi olimpiade. Nama seperti Kintania, Nadia, Ken, Rafif, Cynthia, dan Athar turut meraih penghargaan.
Lembaga bimbingan belajar ini kini mengelola 17 cabang. Jaringan tersebar di Purworejo, Kebumen, Balaraja, hingga Tangerang. Total peserta didik saat ini mencapai hampir 1.000 anak.
Lilik berharap lembaga dapat terus memperluas jangkauan. Kehadiran cabang baru akan membantu lebih banyak pelajar.
“Harapan saya, semakin banyak anak yang tidak lagi kesulitan berhitung, menyukai matematika, dan memiliki pondasi yang kuat untuk meraih prestasi di sekolah maupun berbagai kompetisi,” pungkasnya.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











