PURWOREJO, DiengPost.com – Lapak bendera mulai marak jelang perayaan kemerdekaan. Namun, Penjual Umbul-Umbul Purworejo mengeluhkan sepinya pembeli.
Kondisi tersebut dirasakan oleh Ade. Pedagang musiman berusia 27 tahun ini berasal dari Sumedang.
Ia mengadu nasib dengan menggelar lapak di Alun-alun Kemiri. Ade menjajakan atribut sejak pertengahan Juli 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjual bendera Merah Putih hingga hiasan perayaan. Akan tetapi, tingkat penjualan atribut masih sangat rendah.
Ade menyebut perubahan pola belanja masyarakat menjadi pemicunya. Banyak warga saat ini lebih memilih toko daring.
“Dibandingkan tahun sebelumnya, pembeli sekarang jauh berkurang,” kata Ade saat ditemui pada Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, Penjual Umbul-Umbul Purworejo sulit bersaing harga. Pasalnya, tarif atribut di platform online sangat murah.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











