Satu lembar umbul-umbul di toko daring dijual Rp8.000. Sementara itu, barang serupa di lapak offline dijual Rp20.000.
Perbedaan harga tersebut terpengaruh biaya transportasi operasional. Biaya distribusi juga membebani para pedagang musiman.
Oleh karena itu, Ade berharap persaingan harga lebih seimbang. Hal tersebut sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pedagang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Harapan Peningkatan Penjualan Atribut Kemerdekaan
“Harapannya selisih harga online dan offline tidak jauh,” tegasnya. Bila selisih tinggi, warga tentu memilih transaksi online.
Meskipun demikian, Penjual Umbul-Umbul Purworejo ini tetap optimistis. Momen perayaan Hari Kemerdekaan semakin dekat.
Selain itu, masa jualan atribut tergolong sangat singkat. Ade berdagang hanya sampai tanggal 5 hingga 11 Agustus.
Setelah tanggal tersebut, minat pembeli biasanya langsung menurun. Sebab, sebagian besar warga sudah melengkapi hiasan.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











