13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Tragis, Hiu Tutul Langka Ditemukan Mati di Pantai Purworejo, Warga Diimbau Tidak Menyentuh

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan mati terdampar di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo.

i

Seekor hiu tutul berukuran besar ditemukan mati terdampar di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo.

PURWOREJO – Seekor hiu tutul (Rhincodon typus) berukuran sekitar 6 meter ditemukan mati di Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, pada Senin (8/12/2025). Penemuan ini memicu perhatian publik karena hiu tutul termasuk satwa laut yang dilindungi.

Bangkai hiu yang diperkirakan seberat 1,3 ton itu ditemukan warga dalam kondisi terdampar di bibir pantai. Petugas gabungan kemudian mengevakuasi dan menguburnya untuk mencegah pencemaran lingkungan.

“Bangkai sudah mulai membusuk, jadi langsung kami kubur di area pantai agar tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Peltu Pujianto, petugas TNI Angkatan Laut yang terlibat dalam penanganan.

Baca Juga:  Diklatsus Administrasi CBP KPP Purworejo Cetak Kader Melek Digital dan Tertib Organisasi

Ia menambahkan, hiu tersebut kemungkinan besar merupakan individu yang sama dengan hiu tutul yang sempat diselamatkan sehari sebelumnya di Pantai Roro Inten. Sayangnya, upaya evakuasi waktu itu tak mampu mempertahankan nyawa hewan laut langka tersebut.

Hiu tutul merupakan salah satu spesies ikan terbesar di dunia dan tergolong jinak. Meskipun berukuran raksasa, hiu ini tidak berbahaya bagi manusia karena hanya memakan plankton dan organisme mikroskopis.

Baca Juga:  Purworejo Kembali Raih Predikat Kabupaten Sangat Inovatif di IGA 2025

Pujianto mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati ataupun menyentuh bangkai hewan laut tanpa pengawasan.

“Kami imbau warga untuk selalu berkoordinasi dengan petugas jika menemukan hewan laut terdampar. Selain berpotensi menularkan penyakit, spesies seperti ini juga dilindungi undang-undang,” ujarnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru