13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Jamasan Tosan Aji Purworejo 2026: Upaya Nyata Merawat Pusaka dan Edukasi Generasi Muda

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Purworejo Yuli Hastuti membuka secara resmi jalannya upacara adat dengan didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi.

i

Bupati Purworejo Yuli Hastuti membuka secara resmi jalannya upacara adat dengan didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi.

Ia menilai kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga denyut nadi kebudayaan. Faktor edukasi sejarah harus berjalan sejak dini agar anak cucu tidak kehilangan jati diri bangsa.

“Oleh karena itu, pelestarian budaya harus menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Bupati mengarahkan pandangan publik.

Keterlibatan Anak Muda dan Pusaka Bersejarah

Oleh karena itu, panitia menampilkan pertunjukan seni Tari Kreasi dari para pelajar SMP Negeri 4 Purworejo di awal acara. Kehadiran para penari remaja ini membuktikan bahwa proses pewarisan nilai budaya lintas generasi berjalan sukses.

Baca Juga:  Wabup Dion Jelajahi Pesona Alam Bruno Guna Bangkitkan Semangat Wisata Lokal

Petugas juga menyuguhkan kesenian Tari Cing Po Ling yang merupakan Warisan Budaya Takbenda asli milik Kabupaten Purworejo. Selanjutnya, tim pariwisata membawa keluar beberapa koleksi senjata andalan dari dalam lemari Museum Tosan Aji.

Para juru jamas memandikan sejumlah pusaka agung milik tokoh pendiri daerah dengan menggunakan air bunga khusus. Beberapa benda yang disucikan antara lain Pusaka Raden Adipati Arya Cokronagoro serta keris dinasti Bupati Purworejo terdahulu.

Baca Juga:  Bupati Purworejo Hadiri Wisuda SD Muhammadiyah Kemiri, Dorong Lahirnya Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Purworejo Agung Setiyono memberikan penjelasan taktis mengenai esensi dari ritual tahunan ini. Menurutnya, pembersihan fisik besi tua tersebut mengemban fungsi edukasi yang sangat kuat bagi para mahasiswa.

“Agenda rutin jamasan yang digelar setiap tahunnya ini tak sekadar merawat tosan aji semata,” ujar Agung Setiyono memberikan rincian fungsi museum.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru