“Naskah ini mengangkat berbagai persoalan kehidupan, mulai dari cinta, ketegangan hingga komedi,” jelas Mahestya.
Ia mengonfirmasi bahwa pementasan ini bertepatan dengan momentum perayaan hari jadi ke-19 kelompok seni mereka.
Oleh karena itu, wadah kreatif ini merangkul generasi muda dari berbagai latar belakang profesi berbeda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mari kita dukung, tonton, dan apresiasi,” tutur Mahestya saat mengajak masyarakat mencintai kesenian lokal.
Lembaga ini awalnya berdiri sejak tahun dua ribu tujuh berkat inisiatif para mahasiswa universitas setempat.
Kini, keanggotaan mereka berkembang dinamis dan terbuka bagi seluruh kalangan pelajar hingga seniman senior.
Aktor utama pementasan, Ngumar, mengaku sangat bangga bisa memerankan tokoh Mandor Darmo dalam acara tersebut.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya











