Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Hermawan Wahyu Utomo turut hadir menyaksikan seluruh rangkaian acara.
Penyerahan kain baru secara simbolis dilakukan sebelum peserta melakukan kirab menuju lokasi pemakaman utama.
Sekretaris Desa Loano Erwan W. Azhari menjelaskan ritual pelestarian ini telah rutin berjalan setiap tiga tahun.
Pelaksanaan kali ini menjadi yang ketiga sejak tradisi lokal tersebut kembali dihidupkan enam tahun lalu.
Langkah ini penting guna menjaga area pemakaman pahlawan serta merawat peninggalan bersejarah bagi generasi mendatang.
Sebab Utama Nilai Perjuangan
Erwan menegaskan tradisi Sulih Langse Gagak Handoko bertujuan menanamkan nilai patriotisme kepada seluruh generasi penerus bangsa.
Gagak Handoko merupakan Adipati ke-9 Kadipaten Lowano yang memimpin perjuangan bersama Pangeran Diponegoro saat Perang Jawa.
Penulis : Maheera
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







